Jejak Digital Kepala Bakom: Minta Wapres Gibran Diganti
Dovana Hasiana
06 October 2026 10:45

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pernyataan kontroversial Syahganda Nainggolan kembali viral usai Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom). Dalam pernyataan tersebut, dia menilai Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka seharusnya mundur karena menjadi beban bagi pemerintahan Prabowo Subianto.
Syahganda menyampaikan hal tersebut saat menjadi narasumber pada sebuah siniar atau podcast bersama pakar hukum tata negara Refly Harun, tiga pekan lalu. Dia mengungkap pendapatnya soal Gibran saat ditanya soal polemik kelulusan pendidikan putera sulung Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) tersebut pada tingkat SMA atau sederajatnya.
“Makanya saya bilang sebenarnya saatnya juga Wapres itu diganti. Gibran ini sudahlah. Enough is enough. Ya kan? Anda itu nggak pantas lagi sudah jelas cacat ijazah, cacat apa namanya konstitusi dan lain-lain, sudah selesai aja,” ujar Syahganda dalam siniar tersebut, dikutip Selasa (06/10/2026).
Lagipula, kata dia, Gibran tidak bekerja dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Misalnya, kata dia, saat ini Gibran justru tidak bekerja dalam penanganan bencana seperti gempa bumi hingga erupsi Gunung Anak Krakatau beberapa waktu lalu. Menurutnya, hal ini berbanding terbalik dengan Wakil Presiden ke-10 Jusuf Kalla yang membantu kerja Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dengan menangani persoalan tsunami Aceh pada 2004.
“Gunting pita pun nggak mungkin, karena apa? Karena itu untuk gunting pita dalam suatu proyek-proyek besar itu, seorang Wapres itu juga harus wibawa. Ini Wapres-nya nggak ada wibawa,” ujar dia.




























