Logo Bloomberg Technoz

Bursa Mineral: HPM Diminta Jadi Patokan, Harga Tetap Ikuti Pasar

Azura Yumna Ramadani Purnama
19 August 2026 17:10

Nikel (kiri), kobalt (tengah), dan mangan dipamerkan di pameran InterBattery di Seoul, Korea Selatan./Bloomberg-SeongJoon Cho
Nikel (kiri), kobalt (tengah), dan mangan dipamerkan di pameran InterBattery di Seoul, Korea Selatan./Bloomberg-SeongJoon Cho

Bloomberg Technoz, Jakarta – Pakar industri mineral dan batu bara (minerba) menyarankan harga patokan mineral (HPM) dan harga batu bara acuan (HBA) hanya menjadi patokan harga di Indonesia Commodity Exchange (Icomex).

Sementara itu, penetapan harga komoditas yang diperdagangkan melalui Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) itu disarankan tetap mengacu mekanisme pasar.

Ketua Bidang Hubungan Industri dan Asosiasi Industri Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Ardhi Ishak Koesen menyatakan mekanisme tersebut membuat harga komoditas yang diperdagangkan dapat lebih rendah dari HPM/HBA ataupun sebaliknya.


“HBA/HPM bisa menjadi patokan di bursa tersebut. Namun demikian, mekanisme pasar yang akan menentukan harga jualnya, bisa terjadi penawaran harga dari pembeli luar negeri lebih rendah atau malah sebaliknya,” kata Ardhi ketika dihubungi, Rabu (19/8/2026).

Nikel yang dipamerkan di pameran InterBattery di Seoul, Korea Selatan./Bloomberg-SeongJoon Cho

Dia menegaskan harga komoditas yang diperdagangkan di BMKS akan sangat tergantung keseimbangan permintaan dan penawaran, serta faktor lainnya seperti volume perdagangan.