Logo Bloomberg Technoz

KRISIS BBM

Krisis Diesel Global Merembet ke Bensin, RI Diadang Risiko Ganda

Azura Yumna Ramadani Purnama
03 October 2026 19:00

Nozel pompa bahan bakar di sebuah SPBU. Fotografer: Toru Hanai/Bloomberg
Nozel pompa bahan bakar di sebuah SPBU. Fotografer: Toru Hanai/Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta – Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI) mengingatkan Indonesia berpotensi terkena efek rambatan jika krisis solar (diesel) berlanjut ke krisis bensin global, mengingat posisi negara sebagai importir bersih bahan bakar minyak (BBM).

Risiko tersebut berasal dari efek rambatan krisis diesel yang saat ini terjadi, serta potensi mengetatnya pasar bensin global.

Kondisi itu dinilai dapat menekan Indonesia karena ketergantungan terhadap impor bensin masih cukup tinggi.


Analis Senior ISEAI Ronny P. Sasmita menyatakan jika krisis diesel global telah merambat ke bensin, biaya impor BBM Indonesia bakal terkerek, serta menekan neraca perdagangan dan fiskal Indonesia.

Dia menegaskan risiko tersebut perlu diantisipasi sebab ketergantungan Indonesia terhadap impor bensin masih tinggi.