Saham-saham teknologi mendapat dorongan menyusul laporan pada Jumat malam yang menunjukkan pendapatan kuartal kedua Anthropic melonjak sedikitnya 14 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pengembang chatbot Claude tersebut mencatatkan pendapatan sementara lebih dari US$11,5 miliar, ditambah laba operasional disesuaikan yang positif. Indeks Semikonduktor Philadelphia, yang memantau pergerakan saham produsen cip, menguat 1,6%.
Di tempat lain, rilis risalah rapat terbaru dari Federal Reserve (The Fed) pekan ini dapat menjadi katalis bagi investor, yang memungkinkan para pelaku pasar "untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang arah kebijakan The Fed di tengah minimnya komunikasi publik," tulis ahli strategi JPMorgan dalam sebuah catatannya pada hari Senin.
Selain risalah tersebut, minimnya rilis data makro ekonomi pekan ini berarti "inersia positif di sektor teknologi" berpotensi berlanjut hingga rilis laporan keuangan Nvidia Corp pekan depan, menurut para ahli strategi tersebut.
Para pelaku pasar juga akan mencermati petunjuk lebih lanjut mengenai kondisi daya beli konsumen melalui laporan keuangan dari Walmart Inc, Home Depot Inc, dan Target Corp dalam beberapa hari mendatang, terutama setelah penjualan ritel AS mencatatkan penurunan terbesar dalam lebih dari satu tahun pada pekan lalu.
"Apa yang kita lihat mungkin berupa dinamika yang belum konsisten terkait seberapa tangguh daya beli konsumen tersebut, jadi itulah salah satu celah yang mulai kami cermati," kata Lori Calvasina, kepala strategi ekuitas AS di RBC Capital Markets, kepada Bloomberg Television. "Tema ketahanan ekonomi ini saya kira akan sulit digoyahkan, meskipun sejumlah perusahaan mulai mengakui adanya indikasi kerentanan."
Indeks Volatilitas Cboe melonjak di atas level 15 setelah sempat menyentuh titik terendahnya sepanjang tahun 2026 pada hari Jumat.
Dalam pergerakan saham individu, Nike, Inc ditutup melemah 4% setelah UBS menyatakan bahwa pemulihan momentum merek yang ditunggu-tunggu masih sulit terealisasi. Saham L3Harris Technologies, Inc anjlok 4,6% setelah kontraktor pertahanan tersebut secara mendadak mengganti Chief Executive Officer Christopher Kubasik menyusul adanya peninjauan terkait perilaku.
(bbn)




























