Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Lanjut Menguat
News
02 October 2026 06:40

Kanoko Matsuyama - Bloomberg News
Bloomberg, Harga minyak naik untuk hari ketiga berturut-turut di tengah tanda-tanda eskalasi konflik di Timur Tengah yang mengancam pemulihan arus pasokan energi dari kawasan tersebut.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik menembus US$93 per barel setelah menguat hampir 3% pada sesi sebelumnya. Sementara itu, minyak mentah Brent ditutup di kisaran US$102 per barel pada Kamis. Menurut seorang pejabat AS, Pentagon berencana mengerahkan satu kapal induk tambahan serta 10.000 personel Angkatan Laut dan Korps Marinir ke Teluk Persia. Pengerahan tersebut akan memberi Presiden Donald Trump lebih banyak opsi jika ia memutuskan untuk meningkatkan serangan terhadap Iran.
Ketegangan kembali meningkat ketika kekhawatiran terhadap pasokan dari Timur Tengah mulai mereda. Para analis Wall Street pada awal pekan ini mengatakan bahwa arus pasokan dari kawasan tersebut hampir kembali ke level sebelum perang, meskipun pasokan bahan bakar belum pulih dengan tingkat yang sama.
Iran tampaknya tidak memuat minyak mentah ke kapal tanker sepanjang September. Kondisi ini menjadi indikasi terbaru bahwa blokade laut oleh AS telah memutus akses Republik Islam tersebut ke pasar energi.






























