Logo Bloomberg Technoz

INDUSTRI MIGAS

Pasar Minyak Makin Sulit Diprediksi, Produsen AS Mulai Frustrasi

News
01 October 2026 12:10

Anjungan minyak Petroleos de Venezuela SA (PDVSA) di Danau Maracaibo di Cabimas, negara bagian Zulia, Venezuela./Bloomberg-Gaby Oraa
Anjungan minyak Petroleos de Venezuela SA (PDVSA) di Danau Maracaibo di Cabimas, negara bagian Zulia, Venezuela./Bloomberg-Gaby Oraa

David Wethe dan Catarina Saraiva - Bloomberg News

Bloomberg, Para petinggi perusahaan minyak di Amerika Serikat (AS) mengungkapkan rasa frustrasi karena ketidakmampuan mereka merencanakan masa depan di tengah kekacauan dan ketidakstabilan harga minyak mentah global akibat konflik yang melibatkan Iran.

Melalui serangkaian komentar anonim yang dimuat pada Rabu (30/9/2026) waktu setempat dalam laporan Federal Reserve Bank of Dallas, para eksekutif sektor energi AS menyoroti fluktuasi tajam harga minyak sebagai sumber utama kegelisahan mereka.


Beberapa responden yang berpartisipasi dalam survei bank tersebut menyoroti peran pemerintahan Trump.

"Kemampuan saya memprediksi harga minyak jadi kacau balau saat pemerintah pertama kali mengambil tindakan terhadap Iran," ujar salah satu responden.