
Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan peringatan keras kepada Iran bahwa konfrontasi yang tengah berlangsung akan berakhir "sangat segera". Trump mengancam akan ada konsekuensi berat apabila Teheran gagal mencapai kesepakatan dengan Washington.
Berbicara di pabrik Peterbilt Motors di Denton, Texas pada Kamis (1/10), Trump menegaskan bahwa Iran harus memilih antara mengambil langkah bijak atau menghadapi kehancuran. "Mereka akan melakukan sesuatu yang sangat tepat dan cerdas, atau mereka tidak akan bertahan sangat lama," ujar Trump dikutip dari Al Jazeera.
Dalam kesempatan tersebut, Trump juga meragukan komitmen Iran untuk mematuhi kesepakatan apa pun yang kelak dicapai. "Ketika saya membuat kesepakatan dengan perusahaan ini, Anda akan menghormatinya. Namun ketika Anda membuat kesepakatan dengan mereka, sangat mungkin mereka tidak akan menghormatinya," tambahnya.
Di sisi lain, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan pada hari Kamis (1/10) bahwa Teheran tidak akan pernah menghindari dialog dengan AS. Pernyataan ini disampaikan saat pihak Iran tengah menimbang tanggapan AS terhadap proposal terbaru Teheran guna menghidupkan kembali kesepakatan gencatan senjata yang runtuh di kawasan Teluk.
"Kami tidak pernah menghindari pembicaraan, dan tidak akan pernah, meskipun Amerika Serikat telah menargetkan negara kami sebanyak tiga kali meski telah menandatangani kesepakatan," ungkap Pezeshkian sebagaimana dikutip oleh kantor berita semi-pemerintah Tasnim News Agency.




























