
Eddie Spence - Bloomberg News
Bloomberg, Harga tembaga menuju penurunan mingguan terbesar sejak Mei, seiring dengan tingginya biaya energi dan penguatan dolar yang mengancam akan menekan permintaan.
Harga kontrak berjangka di London Metal Exchange (LME) tidak banyak berubah pada Jumat (2/10/2026), tetapi diperkirakan menutup pekan dengan penurunan lebih dari 2%.
Kenaikan harga minyak akibat perkembangan terbaru konflik Iran, serta data yang menunjukkan pelemahan sektor industri di China—konsumen terbesar tembaga—telah membebani harga logam tersebut dalam beberapa sesi terakhir.
Meski demikian, harga masih berkonsolidasi di tingkat yang relatif tinggi di tengah kondisi pasokan yang ketat secara umum.
































