PASAR MIGAS
Kisah Pertaruhan Nyawa Awak Kapal Angkut Minyak dari Selat Hormuz
News
02 October 2026 09:40

Alex Longley - Bloomberg News
Bloomberg, Kapten kapal tanker itu mengerahkan pengalaman bertahun-tahun yang dimilikinya saat melihat ledakan di hadapannya.
Dia mengarahkan kapalnya yang sepanjang 300 meter untuk memutari kapal di depannya dan melihat kobaran api telah muncul. Dia lantas menghubungi Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) untuk melaporkan serangan tersebut.
Gambaran manuver di Selat Hormuz—di tengah ancaman pesawat nirawak (drone) dan rudal yang melintas di atas—itu merupakan contoh pengambilan keputusan cepat yang terbukti krusial dalam menyalurkan pasokan minyak ke pasar global, di saat Washington dan Teheran belum mencapai kesepakatan untuk membuka kembali jalur perairan tersebut bagi lalu lintas pelayaran reguler.
Kisah mengenai insiden ini—yang disampaikan kepada Bloomberg oleh seorang kapten berusia awal 40-an—yang meminta identitasnya dirahasiakan saat membahas pelayaran yang sensitif secara komersial—mengungkapkan bagaimana dan mengapa arus pasokan minyak dari Timur Tengah terus meningkat, sebagian besar di bawah pengawasan militer AS.





























