Penyebab IHSG Ditutup Melemah di 6.009
Muhammad Julian Fadli
01 October 2026 17:45

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (1/10/2026), ditutup melemah 1,02% di posisi 6.009,5. Turun dalamnya saham–saham berbobot besar jadi sebab, terutama saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), hingga diperberat lagi oleh saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN).
Sepanjang perdagangan, IHSG amat terpeleset di zona merah dengan pelemahan yang bertambah dalam. Adapun rentang perdagangan terjadi pada area level 6.095,23 sampai dengan terendahnya 5.973,16.
Adapun tren bearish IHSG disebabkan oleh sentimen negatif dari inflasi RI yang meningkat menjadi 3,28% year–on–year/yoy pada September 2026 dari sebelumnya 3,19% yoy pada Agustus 2026, di tengah masih tingginya ketidakpastian global, papar Phintraco Sekuritas.
Sentimen pasar turut dibebani oleh pelemahan nilai tukar rupiah 0,45% di level Rp17.950/US$, seiring meningkatnya kehati-hatian investor terhadap resolusi konflik Timur Tengah hingga menyeret yield US Treasury semakin tinggi mencapai 5,32% untuk tenor 10 tahun, sebab pelaku pasar memprediksi The Fed akan kembali mengerek suku bunga acuan dalam rapat bulan ini.
Secara analisis teknikal, pelemahan pada perdagangan hari ini menyeret IHSG terpeleset hingga uji psikologis 6.000. jika level ini ditembus, maka support selanjutnya yaitu titik previous low 5.840, mengutip analisis Panin Sekuritas.































