Prabowo: Tidak Boleh Lagi Ada Anak Bertarung Nyawa ke Sekolah
Dinda Decembria
14 August 2026 11:26

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah menargetkan pembangunan lebih dari 5.000 jembatan desa hingga akhir 2026. Pembangunan ini salah satunya ditujukan untuk memastikan anak-anak di daerah terpencil tidak lagi mempertaruhkan keselamatan saat menyeberangi sungai untuk berangkat ke sekolah.
"Target kita akhir tahun ini 5.000 lebih jembatan desa. Tidak boleh lagi anak-anak kita bertarung nyawa untuk menyeberangi sungai untuk ke sekolah karena tidak ada jembatan," ujar Presiden Prabowo Subianto Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPD DPR RI 2026, Jakarta, Jumat (14/08/2026).
Dia mengatakan, masih ada anak-anak yang harus berjalan berjam-jam untuk mencapai sekolah akibat keterbatasan akses. Dalam kondisi tertentu, mereka bahkan harus menyeberangi sungai dan tiba di sekolah dalam keadaan basah.
"Berangkat ke sekolah harus berjalan berjam-jam. Berangkat basah, di kelas basah, pulang basah. Tidak boleh terjadi," tegasnya.
Karena itu, dia meminta pemerintah daerah mulai dari gubernur, bupati, camat hingga kepala desa aktif mengecek wilayah masing-masing untuk memastikan kebutuhan jembatan desa.


























