Sejatinya ada sentimen positif yang bisa menopang harga emas. US Bureau of Labor Statistics mengumumkan, inflasi tingkat produsen di Amerika Serikat (AS) untuk periode Juli berada di 0% dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month/mtm). Tidak ada perubahan, stagnan.
Realisasi ini di bawah ekspektasi pasar yang memperkirakan terjadi inflasi 0,2% mtm.
Secara tahunan (year-on-year/yoy), inflasi produsen di Negeri Adidaya pada Juli adalah 4,7% yoy. Jauh di bawah pencapaian Juni yang sebesar 5,5% yoy dan juga di bawah perkiraan pasar yakni 4,9% yoy.
Data ini menegaskan bahwa bank sentral Federal Reserve tidak perlu tergesa-gesa dan terlampau agresif dalam pengetatan kebijakan moneter. Pelaku pasar menilai Gubernur Kevin Warsh dan kawan-kawan belum perlu menaikkan suku bunga acuan dalam rapat bulan depan.
Mengutip CME FedWatch, probabilitas kenaikan Federal Funds Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3,75-4% dalam rapat September adalah 34,8%. Lebih rendah dibandingkan posisi kemarin yaitu 40,5% dan seminggu yang lalu di 55%.
Sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset), suku bunga yang mungkin tidak naik mestinya menjadi sentimen positif bagi emas. Namun aksi ambil untung sepertinya lebih kuat.
Analisis Teknikal
Lantas bagaimana prediksi harga emas untuk hari ini, Jumat (14/8/2026)? Apakah bisa bangkit atau malah main terhimpit?
Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas masih betah di zona bullish. Terbukti dengan Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 63. RSI di atas 50 mengindikasikan bahwa suatu aset sedang dalam posisi bullish.
Sementara indikator Stochastic RSI ada di 78. Menghuni area beli (long) yang kuat, bahkan hampir jenuh (overbought).
Untuk perdagangan hari ini, harga emas kemungkinan bisa naik. Target resisten terdekat ada di US$ 4.375/troy ons yang menjadi Moving Average (MA) 5.
Cermati pivot point di US$ 4.405/troy ons. Dari sini, harga emas bisa melanjutkan penguatan ke rentang US$ 4.421-4.486/troy ons.
Target paling optimistis ada di US$ 4.535/troy ons.
Namun kalau harga emas turun lagi, maka US$ 4.356/troy ons rasanya akan menjadi target support terdekat. Jika tertembus, maka ada risiko longsor ke US$ 4.325-4.307/troy ons.
Target paling pesimistis ada di US$ 4.289/troy ons.
(aji)




























