“GoTo,” Rosan menjawab singkat saat dicecar pertanyaan perihal perusahaan ride-hailing yang sempat menjadi teka teki, saat ditemui di Istana Negara, Selasa (05/05/2026).“Ya, kita sudah masuk kok sebetulnya. Sudah mulai masuk.”
Sayangnya, Rosan tidak memberi gambaran lebih rinci terkait kepemilikan yang dimaksudkan apakah sepenuhnya baru atau menjadi bagian dari penguasaan 2% secara tidak langsung di Telkomsel, anak usaha PT Telkom (Persero) Tbk – anggota Danantara.
Namun yang terang, Rosan memastikan rencana pengakumulasian saham GoTo berlangsung secara bertahap dan keputusan ini didasari atas rencana pemerintah mengatur kepentingan mitra ojol.
“Yang paling penting kalau di kita [pemerintah RI] itu adalah kepentingan ojol yang kita prioritaskan. Jadi kalau kita lihat kemarin, yang sebelumnya, belum ada BPJS ketenagakerjaan, BPJS kesehatan, itu mulai diterapkan. Kemudian kemarin BHR atau THR itu juga double ya kan,” ujar Rosan
(dov)



























