Logo Bloomberg Technoz

Kata Maxim Soal Ojol Jadi UMKM hingga Jaminan Sosial

Sabrina Mulia Rhamadanty
25 August 2026 11:00

Mitra ojol Maxim. (dok: Maxim Indonesia)
Mitra ojol Maxim. (dok: Maxim Indonesia)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Maxim Indonesia masih menunggu rincian resmi pemerintah terkait rencana pengelompokan mitra pengemudi ojek online (ojol) sebagai pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Development Director Maxim Indonesia, Dirhamsyah menyampaikan perusahaan belum dapat menentukan langkah operasional maupun penyesuaian data mitra pengemudi sebelum dokumen resmi mengenai kebijakan tersebut diterima dan dipelajari.

Skema kemitraan yang selama ini diterapkan Maxim, kata dia, sudah memberikan keleluasaan bagi pengemudi untuk menentukan waktu kerja sesuai kebutuhan masing-masing.


"Skema ini memungkinkan para mitra untuk dapat memilih untuk menjalankan aktivitas sebagai pengemudi secara paruh waktu yang cocok bagi masyarakat yang mencari penghasilan tambahan, mahasiswa, ibu rumah tangga, hingga penyandang disabilitas," kata Dirhamsyah kepada Bloomberg Technoz, dikutip Selasa (25/8/2026).

Dirmansyah menyebut, pengelompokan mitra pengemudi sebagai pelaku UMKM dapat menjadi salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan. Klasifikasi tersebut tetap mempertahankan prinsip fleksibilitas dan kemandirian mitra, sekaligus membuka peluang memperoleh akses terhadap berbagai program dukungan dan subsidi pemerintah.