Logo Bloomberg Technoz

PNBP Sektor ESDM 70% Target 2026 per Juli, Berkah Harga Komoditas

Sabrina Mulia Rhamadanty
11 August 2026 09:20

Sebuah mesin pengambil bijih bauksit beroda ember memuat bijih bauksit ke atas konveyor di Pabrik Pengolahan Alumina Vedanta Ltd./Bloomberg-Dhiraj S.
Sebuah mesin pengambil bijih bauksit beroda ember memuat bijih bauksit ke atas konveyor di Pabrik Pengolahan Alumina Vedanta Ltd./Bloomberg-Dhiraj S.

Bloomberg Technoz, Jakarta – Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) menilai capaian penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM) sepanjang Januari—Juli, yang telah mencapai 70,69% dari target 2026, lebih banyak dipicu oleh tren penguatan harga komoditas. 

Dalam kaitan itu, Kementerian ESDM melaporkan realisasi PNBP periode Januari—Juli 2026 telah mencapai Rp96,26 triliun. Angka tersebut mencapai 70,69% dari target PNBP sektor ESDM 2026 yang senilai Rp136,18 triliun.

Ketua Umum Perhapi Sudirman Widhy Hartono menjelaskan tingginya realisasi PNBP tersebut kemungkinan besar terjadi karena tren harga komoditas mineral dan batu bara (minerba) berada di atas angka perkiraan awal.


"Angka PNBP [khususnya dari sumbangan minerba] yang lebih besar kemungkinan memang disebabkan oleh kenaikan harga komoditas yang lebih tinggi dari asumsi saat penentuan target," ungkap Sudirman saat dihubungi, Selasa (11/8/2026).

Dari sisi volume, padahal, produksi batu bara dan nikel sepanjang tujuh bulan pertama tahun berjalan tercatat lebih rendah dibandingkan dengan realisasi pada periode yang sama 2025.