Logo Bloomberg Technoz

Ilmuwan belum mengetahui secara pasti bagaimana struktur tersebut terbentuk. NASA mengatakan beberapa pola poligon yang sebelumnya ditemukan Curiosity diketahui terbentuk dari retakan lumpur. Namun, sejumlah proses lain juga dapat menghasilkan tekstur serupa.

Salah satunya adalah siklus perubahan suhu antara kondisi hangat dan dingin. Proses lain yang mungkin terjadi adalah ketika sedimen mengalami tekanan sehingga air terdorong keluar dari material saat permukaan tersebut tertimbun.

Oleh karena itu, bentuk yang menyerupai sarang lebah tersebut tidak berarti terdapat aktivitas biologis atau organisme di Mars. Pola tersebut merupakan fitur geologi yang terbentuk melalui proses fisik dan kimia pada material permukaan planet.

Temuan ini menjadi menarik karena Curiosity tengah menjelajahi wilayah yang menyimpan banyak bukti mengenai sejarah Mars yang lebih basah. NASA menyebut miliaran tahun lalu, danau dan aliran sungai pernah terdapat di kawasan kaki Gunung Sharp, gunung setinggi sekitar 5 kilometer yang telah didaki Curiosity sejak 2014.

Curiosity sebelumnya juga menemukan berbagai bukti mengenai sejarah air di Mars. Di antaranya adalah senyawa berbasis karbon yang diyakini merupakan prekursor molekul RNA dan DNA. Namun, NASA menegaskan bahwa senyawa organik tersebut belum dapat digunakan untuk membuktikan adanya kehidupan di Mars karena dapat terbentuk melalui proses biologis maupun geologis.

Temuan pola poligon di Valle Grande karena itu menjadi bagian dari upaya Curiosity untuk memahami bagaimana lingkungan Mars berubah dari masa lalu, yang kemungkinan lebih hangat dan basah, menjadi planet dingin dan kering seperti sekarang.

“Lautan” pola geometris tersebut juga memberi kesempatan bagi instrumen Curiosity untuk mempelajari bentuk, komposisi, dan struktur material penyusunnya. Tim misi berharap data tersebut dapat membantu mengungkap proses yang membentuk fitur tersebut.

Menurut NASA, Curiosity telah menjelajah Mars selama lebih dari 14 tahun sejak mendarat di Planet Merah pada 5 Agustus 2012. Selama misinya, rover tersebut telah menemukan berbagai fitur geologi yang membantu ilmuwan merekonstruksi kondisi Mars pada masa lalu.

Dengan temuan terbaru ini, permukaan Mars kembali menunjukkan bahwa bentuk yang terlihat sederhana dari kejauhan dapat menyimpan informasi mengenai sejarah geologi planet tersebut. Pola seperti sarang lebah itu bukan hanya fenomena visual, tetapi juga dapat menjadi petunjuk mengenai bagaimana air, sedimen, suhu, dan tekanan membentuk permukaan Mars selama miliaran tahun.

(fik/wep)

No more pages