15 Kontainer Ekspor BAI Sempat Tertahan, Volume Tembus 300 Ton
Azura Yumna Ramadani Purnama
06 August 2026 19:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) mengungkapkan terdapat 15 kontainer alumina yang ekspornya tertahan pemeriksaan kandungan 17 unsur logam tanah jarang dan unsur radioaktif, yang dilakukan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Ditjen Bea Cukai).
Direktur Produksi PT BAI Dindin Rajidin menjelaskan total volume ekspor yang tertahan dari 15 kontainer tersebut mencapai 300 ton.
Kendati begitu, Dindin mengungkapkan perseroan dapat kembali mengekspor alumina yang tertahan mulai besok, Jumat (7/8/202), usai terdapat kepastian yang diberikan pemerintah.
“BAI sangat terdampak dengan tidak bisanya ekspor karena ada kandungan LTJ-nya ya. Tapi setelah dikoordinasikan dengan KSP, kondisi sudah kembali normal. Jadi per Jumat besok ya, kita sudah akan bisa ekspor kembali,” kata Dindin kepada awak media di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).
Dia juga mengungkapkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kantor Staf Presiden (KSP) bakal menggelar seremoni kembali normalnya ekspor produk logam olahan Indonesia.































