Ada Pola Gerakan Video Lama Diviralkan, Apa Langkah Komdigi?
Muhammad Fikri
06 August 2026 20:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai maraknya penyebaran konten hoaks dan disinformasi menjelang aksi demonstrasi yang direncanakan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan pola penyebaran informasi palsu kembali meningkat menjelang momentum aksi massa. Menurutnya, konten yang beredar tidak hanya berupa narasi provokatif, tetapi juga memanfaatkan materi lama yang diedarkan ulang dengan konteks berbeda.
"Jangan mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas sumbernya. Verifikasi sebelum membagikan agar kita tidak menjadi bagian dari penyebaran disinformasi," kata Meutya dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (6/8/2026).
Komdigi mengidentifikasi sedikitnya sejumlah pola penyebaran hoaks yang kembali muncul menjelang aksi demonstrasi. Salah satunya ialah penggunaan video demonstrasi lama yang diunggah kembali seolah-olah merupakan kejadian terkini.
Konten semacam ini, lanjut Meutya, dinilai berpotensi memicu kepanikan publik karena menghadirkan gambaran situasi yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Selain itu, beredar pula poster maupun pamflet ajakan demonstrasi yang telah dimanipulasi sehingga seolah berasal dari organisasi mahasiswa atau kelompok masyarakat tertentu.






























