Logo Bloomberg Technoz

BGN Operasikan 1.700 Dapur MBG di Wilayah Prioritas Stunting

Dinda Decembria
06 August 2026 18:00

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono saat diwawancarai wartawan di Kantor BGN, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono saat diwawancarai wartawan di Kantor BGN, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkapkan sekitar 1.700 dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah siap beroperasi setelah pemerintah melakukan pencocokan (overlay) data antara dapur yang tersedia dengan wilayah prioritas penanganan stunting.

"Dari hasil overlay tersebut ada sekitar 1.700 dapur yang sudah siap, sudah selesai dibangun, tinggal dioperasikan, dan berada di daerah dengan angka stunting tinggi maupun sangat tinggi," katanya dalam rapat tata kelola MBG di Gedung Kemenko Pangan, Kamis (06/08).

Menurut Sudaryono, pemerintah mencocokkan data dapur yang sudah dibangun dengan data Kementerian Kesehatan mengenai daerah yang memiliki angka stunting tinggi dan sangat tinggi. Hasil pencocokan tersebut menjadi dasar penentuan lokasi aktivasi dapur MBG.


"Selanjutnya, kami overlay lagi dengan data dapur yang sudah siap. Insyaallah minggu depan kami mulai merilis yang sudah siap," ujar Sudaryono.

Sudaryono mengatakan dapur tersebut akan diprioritaskan seperti Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nias, Maluku, Maluku Utara, serta sejumlah wilayah kepulauan yang dinilai paling membutuhkan layanan tersebut.