Logo Bloomberg Technoz

Ekonom Ungkap Sederet Catatan Soal Pertumbuhan Ekonomi Q2-2026

Mis Fransiska Dewi
06 August 2026 13:30

BPS : Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% (Diolah)
BPS : Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2026 mencapai 5,29% secara tahunan (year on year/yoy). Angka ini memang lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 5,12%, namun melambat dibandingkan kuartal I 2026 yang mencapai 5,61%.

Menanggapi hal itu, Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda menilai pertumbuhan ekonomi kuartal II-2026 yang tinggi secara tahunan berbeda dengan kondisi ekonomi yang terjadi di masyarakat. Menurut Huda, sedikitnya ada lima catatan yang perlu menjadi perhatian pemerintah terkait kualitas pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2026.

Pertama, data Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI) mengalami penurunan jika kita tarik dari awal tahun. Untuk pertumbuhan IKK (yoy) pada April-Juni di angka 1,0% (April), 2,9% (Mei), dan 0,0% (Juni). Dia menilai tidak ada kenaikan yang signifikan dari sisi keyakinan konsumsi masyarakat. 


Kedua, data terkait dengan sektor ritel atau perdagangan dengan pertumbuhan 6,39%, lebih tinggi dibandingkan tahun lalu yang tumbuh sebesar 5,38%. 

“Padahal Indeks Perdagangan Ritel (IPR) yang dikeluarkan oleh BI pada April, Mei, Juni 2026 menurun dibandingkan tahun lalu maupun 3 bulan awal tahun,” kata Huda dalam keterangannya dikutip Kamis (6/8/2026).