Logo Bloomberg Technoz

Ekonom: Erupsi Anak Krakatau Pengaruhi Pertumbuhan di Q3-2026

Pramesti Regita Cindy
08 September 2026 13:20

Aktivitas Anak Krakatau. (dok. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG))
Aktivitas Anak Krakatau. (dok. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG))

Bloomberg Technoz, Jakarta - Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi mulai dari Jumat (4/9/2026) berdampak pada 3 Kabupaten dan 15 Kecamatan di Banten dan Lampung. Letusan yang menyebabkan abu vulkanik ini berimbas pada penutupan sementara operasional tujuh bandar udara.

Syafruddin Karimi Ekonom Universitas Andalas menilai bahwa erupsi gunung yang berlokasi di Selat Sunda tersebut bisa menekan pertumbuhan perekonomian di Indonesia pada Kuartal III-2026.

Terutama melalui penerbangan, pariwisata, logistik, perdagangan, dan jasa perkotaan,” kata Syafrudin kepada Bloomberg Technoz, Selasa (8/9/2026).


Menurut Syafrudin, saat ini skala awal dari dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau ini sudah cukup material dengan 2.961 penerbangan terdampak dan sekitar 341 ribu penumpang mengalami gangguan pada Senin (7/9/2026) yang lalu.

Sementara, dampak terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional kemungkinan tetap terbatas bila normalisasi berlangsung cepat.