Parlemen Singapura Sahkan Mosi Ekonomi Inklusif Usai Debat 9 Jam
News
06 August 2026 11:10

Rthvika Suvarna - Bloomberg News
Bloomberg, Parlemen Singapura mengesahkan mosi yang telah diamandemen terkait masa depan ekonomi negara tersebut. Mosi ini mendukung seruan untuk mewujudkan perekonomian yang lebih setara dan inklusif, yang memberikan ruang tumbuh bagi perusahaan lokal maupun perusahaan global, sebagaimana dilaporkan oleh CNA.
Mosi awal yang diajukan partai oposisi The Workers’ Party (WP) menyerukan ekonomi yang siap menghadapi masa depan dan mampu memberikan manfaat bagi seluruh warga Singapura, menurut media penyiaran lokal tersebut. Seluruh 12 anggota parlemen dari WP menolak teks final setelah perdebatan selama sembilan jam pada Rabu (5/8).
Pihak oposisi menolak salah satu dari empat amendemen yang diajukan oleh People’s Action Party (PAP) yang berkuasa. Amendemen tersebut menyelaraskan mosi dengan Economic Strategy Review (ESR) pemerintah, alih-alih menjadikannya sebagai dokumen yang berdiri sendiri, CNA melaporkan. Anggota parlemen dari WP, Kenneth Tiong, mengatakan mosi yang diajukan partainya meminta parlemen berkomitmen pada sejumlah prinsip, sementara amendemen meminta parlemen berkomitmen pada serangkaian rencana operasional.
Menteri Perhubungan Jeffrey Siow, yang juga menjabat sebagai Menteri Keuangan Kedua dan wakil ketua ESR, mengatakan dirinya menyetujui beberapa usulan oposisi untuk mendukung perusahaan-perusahaan kecil dan startup. Namun, dia menolak pandangan bahwa model ekonomi Singapura perlu diubah secara mendasar.

































