Logo Bloomberg Technoz

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29%, Cek Negara-negara Tetangga

Hidayat Setiaji
06 August 2026 12:09

Helikopter membawa bendera Indonesia saat HUT ke-80 RI di Monas, Jakarta, Minggu (17/8/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Helikopter membawa bendera Indonesia saat HUT ke-80 RI di Monas, Jakarta, Minggu (17/8/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indonesia mencatatkan pertumbuhan ekonomi 5,29% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada kuartal II-2026. Memang melambat ketimbang kuartal sebelumnya yang mencapai 5,61% yoy, tetapi sudah di atas ekspektasi pasar yang memperkirakan di kisaran 5,1%.

Dari sisi pengeluaran, ekonomi Indonesia masih didominasi oleh konsumsi rumah tangga dengan sumbangan 53,32% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Konsumsi rumah tangga juga masih tumbuh solid di 5,06% yoy pada kuartal II-2026, menandakan pertumbuhan di atas 5% selama tiga triwulan beruntun.

Kontributor kedua terbesar adalah Penanaman Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi, dengan andil 29,36% terhadap PDB. PMTB tumbuh 6,87% yoy pada kuartal II-2026, tertinggi dalam setahun terakhir.


Namun yang menarik untuk dicermati adalah konsumsi pemerintah. Meski perannya terhadap PDB relatif terbatas, di bawah 10%, tetapi pertumbuhannya masih tinggi. Ini menandakan peran pemerintah yang begitu vital dalam menggerakkan roda perekonomian, sesuatu yang sering disebut sebagai government led growth.

Pada kuartal I-2026, konsumsi pemerintah tumbuh sangat tinggi yaitu 21,81% yoy. Kuartal berikutnya, ada perlambatan tetapi masih eksepsional dengan pertumbuhan 15,97% yoy.