Logo Bloomberg Technoz

Tak hanya itu, KPK mengendus dugaan bahwa sejumlah pejabat Kementerian Kehutanan sebelumnya sudah melakukan beberapa kali pertemuan dengan Suhardiman atau Pemkab Kuansing. Penyidik menerima informasipertemuan yang terjadi pada 2 Juni 2026, di mana Suhardiman meninggalkan amplop di kantor Kementerian Kehutanan, bukan merupakan yang pertama kali. 

KPK setidaknya mengendus terdapat tiga kali pertemuan di antara pejabat Kemhut dan Pemkab Kuansing -- termasuk dugaan Raja Juli dan Suhardiman; yakni pada April, Mei, dan Juni 2026. Namun, hingga saat ini KPK masih mencari informasi apakah pertemuan itu merupakan agenda resmi yang diadakan oleh Kementerian Kehutanan dengan Pemerintah Kabupaten Kuansing atau justru hanya bersifat informal. 

"Tentunya dari temuan-temuan penyidik dalam rangkaian proses penyidikan tersebut, butuh kemudian dikonfirmasi, dimintai keterangan lebih lanjut lagi untuk melakukan pendalaman berkaitan dengan pemberian-pemberian tersebut," ujar Budi.

Sebelumnya, Raja Juli mengklaim tak pernah membuka dua amplop yang ditinggalkan Suhardiman di kantornya pada awal Juni 2026. Bahkan, dia mengatakan, telah memerintahkan ajudannya untuk mengembalikan amplop tersebut langsung ke Suhardiman. Hal ini tercapai, kata dia, saat ajudannya menyerahkan amplop tersebut kepada Suhardiman di hadapan Kapolda Riau Herry Heryawan pada 12 Juni lalu.

"Ada tanda terimanya, ada fotonya. Ini yang menerima ya Bapak Dr. Suhardiman Amby Bupati Kuantan Singingi, pakai materai, ini ajudan saya Bambang Hariyadi. Pada 12 Juni pukul 14.57 WIB," kata Raja Juli.

(dov/frg)

No more pages