Logo Bloomberg Technoz

Pangkas Pekerja, Utilitas Smelter GNI Disebut Turun ke Level 30%

Azura Yumna Ramadani Purnama
06 August 2026 09:00

PT Gunbuster Nickel Industry (dok. Instagram @gunbusterofficial)
PT Gunbuster Nickel Industry (dok. Instagram @gunbusterofficial)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) mencatat utilitas smelter nikel PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) saat ini turun menjadi 30% dari kapasitas terpasangnya, dipengaruhi masalah keuangan yang terjadi di internal perusahaan.

Dewan Penasihat APNI Djoko Widajatno mengungkapkan utilitas produksi sebesar 30% ditetapkan oleh PT GNI untuk menghindari kerusakan tungku putar elektrik di smelter pirometalurgi berbasis rotary kiln electric furnace (RKEF).

Adapun, GNI mengadopsi teknologi pirometalurgi berbasis RKEF dengan kapasitas produksi 1,9 juta nickel pig iron (NPI) per tahun yang membutuhkan suplai bijih nikel sekitar 21,6 juta wet metric ton (wmt) per tahun.


“Menurut informasi, masalah utama GNI adalah masalah internal keuangan. Produksinya tinggal 30%, untuk menjaga menghindari kerusakan di tungku putar elektriknya,” kata Djoko ketika dihubungi, Kamis (6/8/2026).

Konstruksi proyek nikel PT Gunbuster Nickel Industry./dok. GNI

Permintaan turun