Logo Bloomberg Technoz

GNI Mau Rumahkan 1.900 Pekerja, Serikat Buruh Minta Dikurangi

Azura Yumna Ramadani Purnama
06 August 2026 08:20

PT Gunbuster Nickel Industry (dok. Instagram @gunbusterofficial)
PT Gunbuster Nickel Industry (dok. Instagram @gunbusterofficial)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) melalui Federasi Pertambangan dan Energi (FPE) tengah melobi manajemen PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) agar mengurangi jumlah karyawan yang dirumahkan, dari rencana awal sebanyak 1.900 pekerja.

Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban menyebut, berdasarkan informasi yang didapatkan dari afiliasinya di FPE, dari total 6.325 karyawan, PT GNI bakal melakukan pengurangan sekitar 1.900 karyawan.

Elly menegaskan KSBSI bersama FPE masih memverifikasi total pekerja yang bakal dirumahkan, termasuk melakukan negosiasi dengan manajemen PT GNI agar mengurangi jumlah tersebut.


“Proses pendataan kan masih berlangsung, tetapi di surat itu sudah menyebutkan jumlah yang akan efisiensi, yaitu sejumlah 1.900. Mudah-mudahan ini akan berkurang, atau misalnya bisa ditunda. Namun, kalau ada perkembangan yang lain, di samping lobi-lobi yang dilakukan, atau diskusi-diskusi antara pekerja dengan manajemen, masih tetap kita tunggu,” kata Elly ketika dihubungi, Kamis (6/8/2026).

PT Gunbuster Nickel Industry (dok. Instagram @gunbusterofficial)

Lebih lanjut, Elly berharap pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor industri hilir nikel tidak akan kembali terjadi. Dia berharap terdapat antisipasi yang dilakukan pemangku kepentingan untuk mencegah PHK terjadi di perusahaan lain.