Logo Bloomberg Technoz

Posisi Investor Asing Saat IHSG Hijau

Muhammad Julian Fadli
06 August 2026 08:25

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Rabu 5 Agustus 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau dengan keberhasilan menguat 31,52 poin (0,5%) di posisi 6.351.

Berseberangan jauh dengan tren penguatan IHSG, investor asing masih melangsungkan jual bersih (net sell) mencapai Rp187 miliar pada perdagangan saham pasar reguler. Di seluruh pasar investor asing net sell Rp182 miliar.

Adapun investor asing net sell terbesar pada saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mencapai Rp138 miliar. Imbas tekanan jual, saham TPIA melemah 0,48% menyentuh posisi Rp2.060/saham.


Berikut 10 saham dengan angka net sell paling masif oleh investor asing sepanjang perdagangan kemarin, Rabu (5/8/2026):

  1. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp138 miliar
  2. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp132 miliar
  3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp84,41 miliar
  4. PT Astra International Tbk (ASII) Rp83,27 miliar
  5. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp44,88 miliar
  6. PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) Rp42,01 miliar
  7. PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) Rp40,57 miliar
  8. PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp40,08 miliar
  9. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp39,44 miliar
  10. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp34,53 miliar

Sementara itu, investor asing net buy terbesar pada saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencapai Rp180,55 miliar. Terdorong tren pembelian, saham ANTM menguat 6,23% di posisi Rp3.070/saham.