Logo Bloomberg Technoz

Aturan FCA Tak Dihapus, BEI Ajukan Ukuran Baru

Muhammad Fikri
18 September 2026 15:10

Karyawan melintas di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto
Karyawan melintas di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengevaluasi kriteria saham yang masuk dalam mekanisme Full Call Auction (FCA).

BEI akan mengurangi kriteria yang bersifat nonfundamental untuk menetapkan status FCA pada suatu saham.

Direktur Pengembangan BEI Iding Pardi mengatakan penerapan FCA akan lebih difokuskan pada kondisi fundamental saham.


Sejumlah kriteria yang dinilai tidak memberikan perbaikan terhadap likuiditas ketika saham masuk FCA akan dikeluarkan.

"Untuk FCA kita akan fokus ke fundamental saja. Jadi yang meningkatkan fundamental untuk yang terkait itu nanti kita akan setidaknya sesuai dengan kriterianya," kata Iding kepada wartawan di BEI, Jakarta, Jumat (18/9/2026).