Logo Bloomberg Technoz

Volume minyak mentah Rusia yang didatangkan Indonesia tersebut selaras dengan data BPS, sebab volume impor sekitar 103.669 ton jika dikonversi dengan memperhitungkan API gravity minyak ESPO sebesar 34° setara dengan sekitar 760.000–770.000 barel.

Untuk diketahui, Pelabuhan Lawe-Lawe merupakan salah satu pintu masuk crude ke Kilang Balikpapan. PT Pertamina Patra Niaga (PPN) tercatat memiliki dua tangki penyimpanan minyak mentah di terminal Lawe-Lawe dengan kapasitas masing-masing 1 juta barel.

Selain itu, PPN juga memiliki fasilitas single point mooring (SPM) dengan kapasitas 320.000 dead weight ton (dwt). Fasilitas SPM tersebut tersambung dengan pipa ke pelabuhan Lawe-Lawe dan dari pelabuhan tersebut menuju Kilang Balikpapan.

Berdasarkan pantauan data pelayaran Marine Traffic, tanker Sierra telah meninggalkan Lawe-Lawe pada 30 Juni 2026. Saat ini tanker tersebut sudah berada kembali ke area labuh jangkar di Pelabuhan Vladivostok, Rusia.

Kapal pengangkut minyak mentah tersebut tercatat terkena sanksi oleh sejumlah negara, antara lain, di antaranya: Inggris, Uni Eropa (UE), Kanada, Australia, Ukraina, hingga Selandia Baru.

Secara umum, Indonesia telah mengimpor sekitar 8,55 juta ton minyak mentah sepanjang Januari–Juni 2026. Nigeria tercatat menjadi tenaga pemasok minyak mentah terbesar ke Indonesia pada periode tersebut, mencapai 2,2 juta ton.

Kemudian, Angola menjadi negara kedua pemasok minyak mentah ke Indonesia dengan volume mencapai 1,56 juta ton.

Posisi ketiga terbesar ditempati oleh Arab Saudi, yang telah memasok sekitar 1,26 juta ton minyak mentah sepanjang Januari–Juni 2026 ke Indonesia.

Berdasarkan data BPS, berikut daftar negara pemasok minyak mentah ke Indonesia sepanjang Januari—Juni 2026:

  • Nigeria : 2.222.019 ton
  • Angola: 1.561.520 ton
  • Arab Saudi: 1.266.725 ton
  • Brasil: 923.360 ton
  • Gabon: 695.154 ton
  • Malaysia: 356.734 ton
  • Uni Emirat Arab: 284.154 ton
  • Cote D'Ivoire: 240.265 ton
  • Algeria: 190.588 ton
  • Guyana: 139.371 ton
  • Kamerun: 135.489 ton
  • Libya: 132.705 ton
  • Rusia: 103.669 ton
  • Equatorial Guinea: 90.988 ton
  • Papua Nugini: 81.888 ton
  • Kazakhstan: 81.649 ton
  • Brunei: 43.461 ton

(azr/wdh)

No more pages