ESDM Bakal Buat Skema Pembiayaan Baru untuk E10 dan E20
Sabrina Mulia Rhamadanty
03 August 2026 18:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang merancang formulasi baru terkait skema pembiayaan program mandatori bioetanol, khususnya untuk bauran etanol 10% (E10) dan 20% (E20).
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa pemerintah ingin menyusun skema yang adil bagi seluruh pihak yang terlibat.
"Kita akan membuat satu formulasi yang baik untuk kepentingan industri, petani, dan negara," ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (3/8/2026).
Bahlil menjelaskan bahwa mekanisme insentif bioetanol kemungkinan akan menyerupai skema pengelolaan dana biodiesel oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) yang menutup selisih harga (disparitas) antara bioetanol dan bahan bakar minyak (BBM) fosil.
Dia menambahkan bahwa bahan baku bioetanol berasal dari tebu (molase), singkong, dan jagung. Pemerintah berkomitmen untuk menetapkan harga patokan yang ekonomis agar para petani tetap memperoleh pendapatan yang layak.





























