Logo Bloomberg Technoz

Tak hanya itu, kekhawatiran lain berkaitan dengan independensi Bank Indonesia (BI). menurutnya, momentum keputusan Danantara gabung dengan KSSK bertepatan dengan pengunduran diri Gubernur BI Perry Warjiyo yang sempat memicu tekanan di pasar keuangan. 

Dalam kondisi itu, masuknya Danantara ke forum KSSK dapat memunculkan persepsi bahwa batas antara otoritas moneter dan kepentingan pemerintah menjadi semakin kabur. 

“Di pasar keuangan, persepsi seperti ini sangat penting karena dapat memengaruhi kepercayaan investor,” ujarnya. 

Selain itu, Yusuf mengatakan aspek tata kelola juga perlu menjadi perhatian. Komposisi dan kewenangan KSSK telah diatur dalam Undang-Undang. Jika Danantara betul-betul dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan, akan muncul pertanyaan mengenai dasar hukum, kewenangan, dan mekanisme akuntabilitasnya. Berbeda halnya jika kehadirannya hanya bersifat konsultatif untuk memberikan masukan tanpa menjadi bagian dari pengambilan keputusan.

“Jadi, menurut saya, gagasan memperkuat koordinasi antara sektor keuangan dan sektor riil bukanlah masalah. Yang menjadi persoalan adalah desain kelembagaannya,” terang Yusuf.

Cukup dengan Konsultasi

Dia menilai ketika pemerintah ingin memperoleh masukan dari Danantara, mekanisme konsultasi sudah cukup tanpa harus memasukkan Danantara ke dalam inti forum pengambilan keputusan KSSK. 

Dalam menjaga stabilitas sistem keuangan, lanjutnya, kredibilitas institusi dan kejelasan pembagian peran sama pentingnya dengan kecepatan koordinasi. Ketika pasar mulai meragukan independensi dan tata kelola, dampaknya dapat terlihat pada meningkatnya premi risiko, tekanan terhadap nilai tukar, hingga naiknya biaya utang pemerintah.

Baru-baru ini, Presiden Prabowo Subianto meminta KSSK untuk melibatkan Badan Pengelola Investasi Danantara dalam setiap pengambilan keputusan terkait kebijakan di sektor keuangan.

Hal itu disampaikan Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani usai menghadiri rapat kerja dengan Kepala Negara dan Anggota KSSK di Istana Negara Jakarta, Senin (27/7/2026).

“Ya koordinasinya nanti ini KKSK diminta juga untuk melibatkan Danantara dalam pengambilan setiap keputusannya,” ujar Rosan kepada wartawan.

Dia menjelaskan, keterlibatan Danantara pada setiap kebijakan KSSK berfungsi agar badan pengelola investasi ini memiliki dampak langsung terhadap perekonomian dan aktivitas usaha.

“Tidak hanya dari sisi fiskal dan moneter saja. Jadi lebih ke the whole ecosystem-nya. Jadi arahannya adalah KKSK plus, plus Danantara,” tegas Rosan.

Dalam praktiknya, Danantara akan mengikuti setiap rapat yang diselenggarakan KSSK, dan menjadi bagian dari anggota peserta di dalamnya.

(lav)

No more pages