Mengacu pada harga transaksi, nilai pembelian saham tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp6,75 miliar.
Dalam laporan tersebut, Liliawati menyatakan transaksi dilakukan secara langsung dan bukan dalam rangka perubahan pengendalian.
Dia juga menegaskan statusnya bukan sebagai pemegang saham pengendali.
Dari lantai bursa, saham SMRA melemah 4,19% ke level Rp320 per saham sampai penutupan perdagangan, Senin (27/7/2026). Kendati demikian, saham SMRA berhasil menguat 15,94% selama satu bulan terakhir.
(fik/naw)
No more pages





























