Kalender Ekonomi: Bank Sentral G7 & Inflasi Tentukan Arah Pasar
Redaksi
27 July 2026 07:03

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pasar keuangan global akan menghadapi pekan yang padat dengan agenda ekonomi, di tengah kekhawatiran pelaku pasar dan bank-bank sentral utama dunia terhadap kembalinya harga minyak mendekati US$100 per barel.
Rangkaian keputusan suku bunga negara-negara G7 dimulai dengan Federal Reserve pada Rabu, disusul Bank of England (BOE) dan Bank of Japan (BOJ) pada akhir pekan. Ketiganya diperkirakan belum mengubah suku bunga acuan, tetapi diperkirakan akan menunjukkan tingkat kewaspadaan yang berbeda terhadap risiko inflasi akibat lonjakan harga energi.
Begitu juga dengan sinyal dari Bank Sentral Eropa (ECB) yang menyatakan siap kembali menaikkan suku bunga. Kini, pelaku pasar mulai berekspektasi bahwa sebagian besar bank sentral utama berpotensi kembali mengambil langkah hawkish dengan memperketat kebijakan moneternya paling cepat pada September.
Bloomberg Economics memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga, tetapi menyampaikan nada yang lebih hawkish.
"Kami memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga dengan nada hawkish. Gubernur Kevin Warsh kemungkinan menegaskan inflasi masih terlalu tinggi dan tetap membuka peluang kenaikan suku bunga pada September, meski data inflasi Juni yang lebih lemah diperkirakan cukup untuk mencegah kenaikan pada bulan ini,” sebut Bloomberg Economics dalam catatannya.





























