Logo Bloomberg Technoz

Kalender Ekonomi: Inflasi AS, China, Keyakinan Konsumen RI

Redaksi
10 August 2026 06:47

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi China. (Bloomberg)
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi China. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pasar global dan Asia akan menghadapi pekan yang padat dengan sejumlah agenda ekonomi penting yang berpotensi memengaruhi arah suku bunga, nilai tukar, obligasi, dan harga komoditas.

Perhatian utama investor akan tertuju pada data inflasi AS, China, dan India, keputusan suku bunga Reserve Bank of Australia (RBA), serta data pertumbuhan ekonomi Inggris.

Dari AS, CPI atau inflasi Juli yang dirilis Rabu (12/8) menjadi data paling ditunggu karena  menunjukkan apakah tren disinflasi masih berlanjut dan memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan Federal Reserve. Investor juga akan mencermati PPI, penjualan ritel, klaim pengangguran, serta komentar sejumlah pejabat The Fed.


Di Asia, China akan menjadi salah satu fokus utama melalui rilis CPI, PPI, dan data pembiayaan sosial agregat. Bloomberg Economics memperkirakan CPI China melambat menjadi 0,9% secara tahunan pada Juli dari 1%, sementara PPI diperkirakan tetap berada di wilayah deflasi pada -4%.

Begitu juga dengan pertumbuhan kredit baru China turun pada Juli dibandingkan Juni akibat faktor musiman.