Biaya Produksi TINS Tembus US$24.000, Meski Output Timah Naik 75%
Muhammad Fikri
11 September 2026 10:30

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Timah (Persero) Tbk. (TINS) memproyeksikan biaya tunai atau cash cost produksi timah perseroan meningkat menjadi sekitar US$23.000—US$24.000 per ton pada akhir 2026, dari realisasi semester I di level US$22.435 per ton.
Kenaikan biaya terjadi meski produksi bijih timah perseroan tumbuh signifikan.
Dalam kaitan itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko TINS Fina Eliani mengatakan kenaikan biaya produksi terutama dipengaruhi oleh faktor eksternal, khususnya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), yang turut meningkatkan biaya material dan spare parts.
“Sampai dengan semester I-2026, cash cost sebesar US$22.435 per metrik ton. Pada akhir 2026, kami proyeksikan dari sisi cash cost akan mengalami kenaikan kurang lebih US$23.000 sampai dengan US$24.000 per metrick ton,” kata Fina dalam Public Expose TINS, Kamis (10/9/2026).
Menurut Fina, kenaikan biaya produksi tersebut masih dapat diimbangi oleh kenaikan harga jual timah yang lebih tinggi.































