Logo Bloomberg Technoz

Tiga Penyakit Terbanyak Pasca Gempa NTT, ISPA Capai 25.017 Kasus

Dinda Decembria
11 September 2026 07:30

Pemetaan Kerusakan Bangunan Akibat Gempa NTT (Dok. BNPB)
Pemetaan Kerusakan Bangunan Akibat Gempa NTT (Dok. BNPB)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat tiga penyakit dengan jumlah kasus terbanyak di wilayah terdampak gempa bumi Nusa Tenggara Timur (NTT). Ketiganya yakni infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dermatitis, dan diare.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Widyawati mengatakan, kasus ISPA menjadi yang paling banyak dilaporkan dengan total 25.017 kasus. Kasus tersebut tersebar di Kabupaten Manggarai, Sikka, Nagekeo, Ende, Ngada, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur.

"Data kasus penyakit dampak gempa bumi NTT ini, laporan tertinggi adalah kasus ISPA sebanyak 25.017 kasus," kata Widyawati dalam konferensi pers, Kamis (10/9/2026).


Sementara itu, Kemenkes mencatat 1.573 kasus dermatitis dan 1.512 kasus diare di wilayah terdampak gempa.

Widyawati mengatakan, selain penanganan kasus penyakit, Kemenkes juga melakukan mobilisasi relawan kesehatan untuk membantu pelayanan di wilayah terdampak.