Ranking 6 Global, Emisi Gas Rumah Kaca RI Melonjak Paling Tajam
Redaksi
09 September 2026 18:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indonesia mencatat kenaikan emisi paling signifikan pada periode 2024-2025, bersama Amerika Serikat sebesar 2,2% atau 131,5 juta ton CO2e, di antara enam penghasil emisi terbesar di dunia—China, AS, dan India, Uni Eropa, Rusia, dan Indonesia.
Data dari Emissions Database for Global Atmospheric Research (Edgar), basis data emisi independen milik Uni Eropa, dilansir dari Argus Media menunjukkan bahwa emisi gas rumah kaca (GRK) Indonesia mengalami kenaikan sebesar 1,2% atau 16,1 juta ton CO2e.
China, AS, dan India masing-masing menyumbang sebesar 29,5%, 11,1%, dan 8,3% dari total emisi global. Lalu, Uni Eropa, Rusia, dan Indonesia masing-masing menyumbang 5,8%, 4,8%, dan 2,5% dari emisi GRK global pada 2025.
Keenam negara ekonomi ini menyumbang 50,1% dari populasi global, 62% dari emisi GRK global, dan 63% dari konsumsi bahan bakar fosil global.
Emisi GRK global dilaporkan meningkat di semua sektor pada 2025, kecuali sektor listrik, yang mencatat penurunan emisi sebesar 0,3% secara tahunan—atau setara 51 juta ton CO2e. Namun, sektor listrik tetap menjadi sektor tunggal yang "dominan", menyumbang hampir 30% emisi global.






























