Logo Bloomberg Technoz

Inflasi Paksa Bank Sentral Dunia Ambil Langkah Hawkish

Tim Riset Bloomberg Technoz
11 September 2026 10:44

CPI AS Menunjukkan Tekanan Inflasi Sedikit Mendingin (Bloomberg)
CPI AS Menunjukkan Tekanan Inflasi Sedikit Mendingin (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Inflasi kembali meninggi, membuat sejumlah bank sentral negara-negara maju mempertimbangkan langkah pengetatan.

Kenaikan harga minyak Brent yang disebabkan oleh ketidakpastian resolusi konflik di Timur Tengah menjadi pemicunya. Harga minyak Brent kembali naik ke atas US$100/barel, tepatnya US$108/barel. Sedangkan, West Texas Intermediate (WTI) naik ke US$102,7/barel. 

Di Amerika Serikat (AS), pelaku pasar mulai bertaruh bahwa bank sentral Federal Reserve akan menaikkan suku bunga acuan dalam rapat pekan depan setelah indeks harga produsen (PPI) mencatat kenaikan tertinggi sejak Mei. 


PPI AS naik 0,4% pada Agustus dibandingkan bulan sebelumnya, dan meningkat 5,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

Sementara di Eropa, inflasi naik menjadi 3,3% pada Agustus, laju tercepat dalam hampir tiga tahun. Data ini membuat Bank sentral Eropa (ECB) telah lebih dulu mengambil langkah hawkish dan menaikkan suku bunga acuan menjadi 2,5%.