Dalam dokumen yang diajukan kepada hakim pada Kamis malam, negara-negara bagian penggugat menyatakan bahwa mereka tengah melakukan "diskusi yang produktif" dengan Paramount dan Warner. Dalam surat yang diajukan pengacara California atas nama seluruh negara bagian yang menggugat, koalisi tersebut menyatakan tidak akan mengajukan permohonan perintah penghentian sementara (preliminary injunction) pada malam itu dan akan memberikan "pembaruan bersama" kepada pengadilan paling lambat tengah hari Jumat.
Paramount kini berpacu dengan waktu dan berupaya mempercepat proses penyelesaian transaksi tersebut.
Perusahaan telah berjanji membayar pemegang saham Warner Bros. sekitar US$7 juta per hari mulai 1 Oktober hingga transaksi resmi ditutup. Komitmen itu memungkinkan Paramount mengungguli Netflix dalam persaingan penawaran yang sengit untuk mengakuisisi pemilik studio legendaris tersebut. Namun, jika harus menunggu persidangan pada April dan putusan setelahnya, perusahaan berpotensi menanggung biaya lebih dari US$1,5 miliar. Jika transaksi batal karena alasan antimonopoli, masing-masing pihak dapat membatalkan kesepakatan mulai Juni 2027, dan Paramount harus membayar biaya pembatalan tambahan sebesar US$7 miliar kepada Warner Bros.
Negara-negara bagian penggugat berpendapat bahwa transaksi tersebut akan merugikan persaingan di pasar distribusi film bioskop dan televisi kabel dasar (basic cable). Sementara itu, Writers Guild of America menilai merger tersebut akan mengurangi persaingan dalam pasar jasa yang diberikan para penulis naskah.
(bbn)































