Yield SUN tenor 1 tahun turun 1,9 basis poin (bps) menjadi 7,03%, diikuti tenor 2 tahun turun 2,2 bps menjadi 7,1%, lalu tenor 3 tahun turun 1,5 bps menjadi 7,15%, dan tenor 4 tahun tercatat turun paling tajam 3,9 bps menjadi 7,2%.
Pada tenor likuid 5 tahun, yield juga mengalami penurunan meski tipis 0,5 bps menjadi 7,24%. Lalu, tenor 6 tahun turun 1,4 bps ke 7,24%, dan tenor 7 tahun tercatat turun 0,8 bps ke 7,24% dan tenor 9 tahun turun semakin terbatas hanya 0,2 bps menjadi 7,28%.
Pergerakan yield ini mengindikasikan sentimen pasar mulai membaik seiring terjadi lelang di pasar Surat Utang Negara (SUN) dan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia.
Apabila hasil lelang SUN mencatat permintaan yang solid, kepercayaan investor terhadap aset domestik berpotensi semakin menguat, dan rupiah berpotensi melanjutkan penguatan pada pekan ini.
Namun, ruang penguatan tersebut masih akan sangat bergantung pada perkembangan sentimen global dan sinyal kebijakan yang disampaikan Bank Indonesia dalam RDG besok.
(dsp/aji)































