Namun, skenario adu penalti akhirnya tidak terjadi setelah Lautaro Martínez mencetak gol kemenangan melalui sundulan pada menit ke-47 babak kedua. Gol tersebut memastikan Argentina menang 2-1 sekaligus melaju ke final Piala Dunia 2026.
Meski tidak sempat dimanfaatkan, aksi para pemain Argentina memperlihatkan perhatian tim asuhan Lionel Scaloni terhadap detail kecil yang berpotensi memberikan keuntungan di lapangan.
Cheat sheet yang ditempel pada botol minum Pickford sendiri bukan hal baru. Kiper tim nasional Inggris itu beberapa kali terlihat menggunakan catatan serupa dalam turnamen besar untuk mengingat kecenderungan arah tendangan penalti lawan, termasuk saat Euro maupun Piala Dunia.
Argentina kini akan menghadapi Spanyol pada partai final Piala Dunia 2026, sementara Inggris harus menjalani laga perebutan tempat ketiga.
Momen botol Pickford yang diperiksa menjadi salah satu insiden yang paling banyak dibicarakan setelah semifinal berakhir, memperlihatkan bagaimana perang strategi dalam sepak bola modern juga berlangsung melalui analisis data dan perhatian terhadap detail-detail kecil di luar jalannya pertandingan.
(fik/wep)






























