Perusahaan layanan transportasi online atau ride-hailing Uber telah melakukan berbagai akuisisi di luar negeri untuk memperkuat posisinya secara internasional, di mana pesaing-pesaing di negara asalnya seperti DoorDash Inc. juga melakukan langkah serupa. DoorDash setuju untuk membeli Deliveroo Plc dari Inggris tahun lalu, sementara Prosus mencapai kesepakatan untuk mengakuisisi Just Eat Takeaway.com NV.
Akuisisi ini menandai ekspansi yang cukup besar bagi Uber di Asia, Amerika Latin, dan Timur Tengah, serta meningkatkan jumlah pasar operasinya dari 79 menjadi 99.
Uber akan membiayai transaksi ini dengan dana tunai sendiri dan utang baru, serta menyatakan telah memperoleh pinjaman jembatan sebesar €14 miliar.
Prosus, pemegang saham utama Delivery Hero, menjual seluruh kepemilikan sahamnya sebesar 16,8% sebagai bagian dari transaksi ini.
Delivery Hero, yang didirikan pada tahun 2011, telah melakukan tinjauan strategis menyusul tekanan dari para pemegang saham, termasuk Aspex Management, sebuah hedge fund yang berhasil menggulingkan pendiri Niklas Östberg dan telah mendesak agar lebih banyak aset dijual. Saham perusahaan ini telah naik 68% sepanjang tahun ini.
Uber telah berkomitmen untuk mempertahankan kantor pusat Delivery Hero di Berlin serta tenaga kerja korporatnya setidaknya hingga tahun 2029, demikian pernyataan perusahaan asal Jerman tersebut. Perusahaan asal AS itu juga berencana menginvestasikan sekitar €2 miliar di Jerman hingga tahun 2031.
(bbn)































