Logo Bloomberg Technoz

Sebelum menentukan berapa kali seseorang boleh minum kopi dalam sehari, penting untuk memahami rekomendasi mengenai batas aman konsumsi kafein.

Menurut Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat, orang dewasa yang sehat masih dapat mengonsumsi hingga 400 miligram kafein setiap hari tanpa dikaitkan dengan risiko efek samping serius pada populasi umum.

Jumlah tersebut menjadi acuan berbagai pedoman kesehatan internasional dalam menentukan konsumsi kopi yang tergolong aman.

Namun, toleransi tubuh terhadap kafein dapat berbeda pada setiap orang. Faktor usia, berat badan, kondisi kesehatan, hingga genetika turut memengaruhi bagaimana tubuh memproses zat tersebut.

Sementara itu, wanita hamil atau menyusui memiliki batas konsumsi yang lebih rendah dibandingkan orang dewasa pada umumnya.

American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menyarankan agar konsumsi kafein selama kehamilan tidak melebihi 200 miligram per hari.

Hal tersebut dilakukan karena metabolisme kafein pada ibu hamil berlangsung lebih lambat dan zat tersebut dapat melewati plasenta sehingga berpotensi memengaruhi janin.

Apakah Minum Kopi Dua Kali Sehari Aman?

Kedai Kopi Tuku (instagram: @tokokopituku)

Jika mengacu pada batas konsumsi maksimal 400 miligram per hari, minum kopi dua kali sehari pada dasarnya masih berada dalam kategori aman bagi sebagian besar orang dewasa sehat.

Namun, jawabannya tetap bergantung pada jenis kopi yang dikonsumsi.

Kandungan kafein dalam secangkir kopi tidak selalu sama. Perbedaannya dipengaruhi oleh jenis biji kopi, teknik penyeduhan, ukuran gelas, hingga jumlah espresso yang digunakan.

Karena itu, seseorang yang minum dua gelas kopi dengan kandungan kafein tinggi belum tentu mengonsumsi kafein dalam jumlah yang sama dengan orang lain yang minum dua cangkir kopi instan.

Kandungan Kafein Berdasarkan Jenis Kopi

Berikut gambaran kandungan kafein pada beberapa jenis kopi yang paling umum dikonsumsi.

1. Kopi Seduh

Secangkir kopi seduh berukuran sekitar 240 mililiter umumnya mengandung sekitar 95 hingga 100 miligram kafein.

Dengan jumlah tersebut, seseorang masih dapat mengonsumsi sekitar tiga hingga empat cangkir kopi seduh dalam sehari tanpa melampaui batas aman 400 miligram.

2. Espresso

Espresso memiliki kadar kafein yang lebih pekat.

Satu shot espresso berukuran sekitar 30 mililiter mengandung kurang lebih 63 miligram kafein.

Minuman seperti latte atau americano umumnya menggunakan dua shot espresso sehingga kandungan kafeinnya dapat mencapai sekitar 126 miligram.

Jika mengonsumsi kopi berbasis double shot, sebaiknya tidak melebihi tiga gelas dalam sehari agar tetap berada dalam batas konsumsi yang direkomendasikan.

3. Kopi Instan

Kopi instan biasanya mengandung sekitar 30 hingga 90 miligram kafein per cangkir.

Karena kandungan kafeinnya relatif lebih rendah, konsumsi empat hingga lima cangkir kopi instan masih dapat berada di bawah batas 400 miligram per hari, tergantung merek dan takaran yang digunakan.

Tanda Tubuh Mengalami Kelebihan Kafein

Meski kopi memiliki berbagai manfaat, konsumsi berlebihan tetap dapat menimbulkan efek samping.

Beberapa gejala yang sering muncul akibat kelebihan kafein antara lain:

  • Jantung berdebar atau detak jantung terasa tidak beraturan.

  • Tubuh menjadi gelisah dan sulit merasa tenang.

  • Muncul rasa cemas berlebihan.

  • Tangan gemetar tanpa penyebab yang jelas.

  • Sakit kepala atau pusing.

  • Mual dan gangguan pencernaan.

  • Perut terasa mulas atau diare.

  • Sulit tidur hingga mengalami insomnia.

Jika gejala tersebut muncul setelah mengonsumsi kopi, sebaiknya kurangi asupan kafein dan berikan waktu bagi tubuh untuk memulihkan diri.

Dampak Minum Kopi Terlalu Banyak

Kopi memang dikenal sebagai sumber antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan.

Namun, manfaat tersebut dapat berubah menjadi risiko apabila dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang.

Salah satu dampak yang paling sering dirasakan adalah gangguan tidur.

Kafein bekerja dengan menghambat reseptor adenosin di otak sehingga rasa kantuk menjadi berkurang.

Waktu paruh kafein di dalam tubuh berkisar lima hingga enam jam.

Artinya, jika seseorang minum kopi pada sore hari, sebagian kandungan kafein masih berada di dalam tubuh hingga malam sehingga berpotensi mengganggu kualitas tidur.

Selain itu, konsumsi kopi berlebihan juga dapat meningkatkan produksi asam lambung.

Bagi penderita maag maupun gastroesophageal reflux disease (GERD), kondisi tersebut dapat memicu rasa panas di dada, mual, hingga nyeri lambung.

Karena itu, penderita gangguan lambung sebaiknya lebih berhati-hati dalam mengatur jumlah kopi yang dikonsumsi setiap hari.

Penelitian Mengenai Konsumsi Kopi

10 Rempah yang Cocok Dicampur dengan Kopi untuk Diet (Bloomberg Technoz/Asfahan)

Sejumlah penelitian juga telah mengulas hubungan antara konsumsi kopi dengan kesehatan.

The New England Journal of Medicine melaporkan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah sedang, sekitar tiga hingga lima cangkir per hari, berpotensi berkaitan dengan penurunan risiko beberapa penyakit kronis seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung koroner.

Namun, penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa konsumsi kafein dalam jumlah sangat tinggi, terutama lebih dari enam cangkir kopi per hari atau berasal dari minuman berenergi berkafein tinggi, memiliki hubungan dengan meningkatnya risiko gangguan irama jantung serta lonjakan tekanan darah.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa manfaat kopi sangat dipengaruhi oleh jumlah yang dikonsumsi.

Dalam kadar sedang, kopi dapat memberikan manfaat kesehatan.

Sebaliknya, jika dikonsumsi secara berlebihan, risiko efek samping akan meningkat.

Poin Penting Bolehkah Minum Kopi Dua Kali Sehari

Berikut beberapa hal penting yang perlu diketahui:

  • Orang dewasa sehat disarankan tidak mengonsumsi lebih dari 400 miligram kafein per hari.

  • Ibu hamil sebaiknya membatasi konsumsi kafein maksimal 200 miligram per hari.

  • Minum kopi dua kali sehari umumnya masih tergolong aman apabila total kafein tidak melebihi batas rekomendasi.

  • Kandungan kafein berbeda pada kopi seduh, espresso, maupun kopi instan.

  • Konsumsi kafein berlebihan dapat menyebabkan jantung berdebar, gelisah, insomnia, hingga gangguan lambung.

  • Waktu terbaik menikmati kopi adalah pagi hingga awal siang agar tidak mengganggu kualitas tidur malam.

  • Jika memiliki penyakit tertentu atau sensitif terhadap kafein, konsultasikan konsumsi kopi dengan tenaga medis.

Minum kopi dua kali sehari umumnya masih aman bagi orang dewasa yang sehat selama total asupan kafein tidak melebihi batas 400 miligram per hari. Meski kopi memiliki manfaat dalam meningkatkan fokus dan menyediakan antioksidan, konsumsinya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh, jenis kopi yang diminum, serta waktu mengonsumsinya. Dengan memperhatikan batas aman dan mengenali tanda-tanda kelebihan kafein, Anda tetap dapat menikmati secangkir kopi tanpa mengabaikan kesehatan.

(seo)

No more pages