Logo Bloomberg Technoz

Penyempurnaan itu juga dilakukan setelah SRO berkomunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperoleh masukan terkait langkah lanjutan reformasi pasar modal.

"Kami juga telah melakukan revisi metodologi HSC dengan menambahkan satu kriteria, yaitu price impact ratio atas seluruh saham dengan kapitalisasi pasar di atas Rp10 triliun,” kata Jeffrey dalam konferensi pers di Gedung BEI Jakarta pada Selasa (14/7/2026).

“Ini merupakan bagian dari reformasi berkelanjutan untuk memastikan transaksi yang teratur, wajar, dan efisien," tuturnya.

BEI menjelaskan, price impact ratio dihitung dari perubahan harga terhadap velocity, yakni rasio rata-rata volume transaksi dibandingkan dengan jumlah saham beredar di publik atau free float.

Melalui indikator tersebut, otoritas bursa akan melakukan penyaringan atau screening terhadap saham-saham yang memiliki aktivitas perdagangan relatif rendah untuk melihat ada tidaknya indikasi HSC.

Jeffrey menjelaskan bahwa evaluasi menggunakan kriteria baru tersebut akan dilakukan secara berkala mengikuti siklus evaluasi indeks-indeks utama BEI.

Sementara itu, pengawasan melalui berbagai triggers factor lainnya tetap dilakukan secara insidentil terhadap seluruh saham yang tercatat di bursa.

Berikut Daftar Saham HSC per Juli 2026:

  1. PT DCI Indonesia Tbk (DCII)
  2. PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET)
  3. PT Citra Marga Nushpala Persada Tbk (CMNP)
  4. PT Samator Indo Gas Tbk (AGII)
  5. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
  6. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
  7. PT Ifishdeco Tbk (IFSH)
  8. PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV)
  9. PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO)
  10. PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK)
  11. PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS)
  12. PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA)
  13. PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI)
  14. PT Mahkota Group Tbk (MGRO)
  15. PT Kota Satu Properti Tbk (SATU)
  16. PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG)
  17. PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM)
  18. PT Bayan Resources Tbk (BYAN)
  19. PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA)
  20. PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ)
  21. PT Bank Permata Tbk (BNLI)
  22. PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA)
  23. PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN)
  24. PT Soho Global Health Tbk (SOHO)
  25. PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE)
  26. PT FAP Agri Tbk (FAPA)
  27. PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO)
  28. PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI)
  29. PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN)
  30. PT Siantar Top Tbk (STTP)
  31. PT Multipolar Technology Tbk (MLPT)
  32. PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS)
  33. PT Global Digital Niaga Tbk (BELI)
  34. PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO)
  35. PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY)
  36. PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR)
  37. PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT)
  38. PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI)
  39. PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI)
  40. PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI)
  41. PT Hotel Fitra International Tbk (FITT)
  42. PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII)
  43. PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING)
  44. PT MD Entertainment Tbk (FILM)
  45. PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI)
  46. PT Golden Flower Tbk (POLU)
  47. PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE)
  48. PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL)
  49. PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII)
  50. PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI)
  51. PT Bank Mega Tbk (MEGA)

(naw)

No more pages