Logo Bloomberg Technoz

Laporan IHK kali ini dinilai jauh lebih baik daripada perkiraan awal, menurut penuturan Bill Adams, kepala ekonom AS di Fifth Third Commercial Bank. 

"Laporan ini kemungkinan memberi ruang bagi The Fed untuk mempertahankan suku bunga pada pertemuan berikutnya," ujarnya. Namun, ia mengingatkan bahwa prospek inflasi pada Juli masih kurang menjanjikan karena kenaikan harga bensin.

"Perlambatan inflasi pada Juni sangat menggembirakan karena terjadi setelah pembaruan komponen biaya tempat tinggal dalam IHK pada April, yang melengkapi data survei yang sempat hilang akibat penutupan pemerintah tahun lalu dan sebelumnya membuat inflasi sektor perumahan terlihat lebih rendah dari kondisi sebenarnya pada akhir 2025 hingga awal 2026," katanya.

Pelaku pasar juga mencermati kesaksian Gubernur The Fed Kevin Warsh di hadapan anggota Kongres. Warsh menegaskan bahwa bank sentral tidak memiliki toleransi terhadap inflasi yang tinggi dan kembali menekankan komitmennya untuk mengendalikan kenaikan harga yang telah berlangsung selama lima tahun terakhir. Pernyataan tersebut disiapkan sebelum data inflasi terbaru diumumkan.

Dari sisi geopolitik, Donald Trump membatalkan rencananya mengenakan biaya sebesar 20% terhadap seluruh kargo yang melintasi Selat Hormuz setelah mendapat desakan dari sekutu AS di kawasan Teluk agar kebijakan tersebut dibatalkan.

Sementara itu, kesepakatan damai sementara antara As dan Iran praktis telah runtuh. Pasukan AS kembali memberlakukan blokade laut dan melancarkan serangan udara baru, sementara Teheran menyerang lebih banyak kapal tanker minyak yang melintasi Selat Hormuz. Kondisi tersebut mendorong harga minyak Brent melonjak hingga US$85,40 per barel.

Di sektor perbankan, saham JPMorgan Chase & Co naik 2,5% setelah membukukan laba kuartalan tertinggi sepanjang sejarah, didorong kinerja perdagangan saham yang melampaui ekspektasi analis. Sebaliknya, saham Citigroup Inc dan Wells Fargo & Co melemah setelah merilis laporan keuangan, sedangkan saham Bank of America Corp naik 1,9%. Saham Goldman Sachs Group Inc melonjak 9% setelah pendapatan dari perdagangan saham pada kuartal kedua melampaui perkiraan pasar.

Di luar sektor perbankan, saham International Business Machines Corp (IBM) anjlok 25% setelah melaporkan penjualan kuartalan sementara yang berada di bawah ekspektasi analis.

"Musim laporan keuangan diawali dengan sangat baik," kata Kepala Investasi Navellier & Associates, Louis Navellier.

Di antara pergerakan saham individual lainnya, Lucid Group Inc merosot 16% hingga ditutup pada level terendah sepanjang sejarah. Produsen kendaraan listrik itu menunjuk penasihat restrukturisasi untuk memperbaiki kondisi bisnisnya yang sedang terpuruk, sekaligus membantah rumor bahwa perusahaan sedang mempertimbangkan untuk mengajukan kebangkrutan.

(bbn)

No more pages