Pengamat: Kasus Penyekapan di Bandung Jelas Penganiayaan
Dinda Decembria
29 June 2026 14:02

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kasus penyekapan seorang perempuan oleh kekasihnya selama tiga tahun di sebuah rumah di kawasan Bandung menuai sorotan dari kalangan akademisi.
Selain menimbulkan luka fisik, kasus tersebut dinilai menunjukkan hubungan yang telah berubah menjadi relasi penuh kekerasan dan berpotensi meninggalkan trauma psikologis berkepanjangan bagi korban.
Sosiolog kriminalitas sekaligus dosen purnatugas UGM, Soeprapto, mengatakan dalam sosiologi dikenal konsep "sifat hubungan", yakni setiap bentuk relasi memiliki batas dan tahapan yang semestinya dijalani. Menurutnya, hubungan asmara seharusnya melalui proses saling mengenal, pendekatan, hingga berkomitmen sebelum berkembang lebih jauh.
"Yang terjadi dalam kasus ini justru sudah melampaui batas kewenangan sebagai pacar. Mereka hidup bersama tanpa sepengetahuan dan izin orang tua, terjadi penyekapan, hingga penganiayaan yang terlihat dari cedera pada mata, mulut atau bibir, serta kaki. Ini jelas sudah menyimpang dari makna pacaran yang seharusnya menciptakan rasa nyaman dan bahagia, tetapi berubah menjadi hubungan yang bersifat toxic," ujar Soeprapto saat dihubungi Bloomberg Technoz, Senin (29/6).
Ia menilai banyak korban bertahan dalam hubungan penuh kekerasan karena berada dalam kondisi tidak berdaya atau powerlessness.






























