Logo Bloomberg Technoz

Pelaku pasar juga terus mencari petunjuk seputar langkah The Fed di era Kevin Warsh, dengan terus mengamati data CPI AS yang lebih tinggi dari konsensus.

“Angka CPI yang lebih tinggi dari perkiraan kemungkinan akan memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga Fed sebelum akhir tahun, yang akan membebani Bitcoin,” kata Tony Sycamore, seorang analis di IG Australia. Hasil yang sesuai perkiraan atau lebih rendah akan mendukung komentar Warsh sebelumnya bahwa tekanan inflasi sedang mereda, tambahnya.

Pemulihan harga aset digital belum sesuai harapan, yang sebelumnya sempat ada 'angin segar' atas kemajuan rencana regulasi bagi mata uang digital atau Clarity Act. Meski begitu arus dana di instrumen ETF Bitcoin Spot terpantau mulai kembali mengalir.

BTC pada akhir pekan menuju lompatan pada kisaran US$64.000, sehingga dipandang sebagai momentum stabilisasi harga di pasar. Namun secara teknikal, saat level support berhasil bertahan justru diperkirakan memberi sinyal penjual kehilangan momentum. Pada sisi lain, pembeli secara bertahap kembali menguasai pasar.

Chairman Bitmine, Tom Lee, dalam pernyataan terbaru memilik keyakinan ada perbaikan di pasar kripto berkaca pada standar acuan yang dirinya amati selama beberapa bulan ini, termasuk perkembangan dari sisi Clarity Act, juga progres dari stablecoin.

Lee menamnbahkan bahwa rasio harga ETH/BTC juga akan naik pada paruh kedua tahun ini.

(red)

No more pages