Tanggapan BEI Soal Net Sell Asing Jumbo Imbas Dinamika Domestik
Cahya Puteri Abdi Rabbi
13 July 2026 14:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) angkat bicara ihwal sepinya perdagangan saham belakangan yang turut ditandai dengan posisi jual bersih investor asing besar-besaran tahun ini.
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menilai kondisi pasar saat ini lebih banyak dipengaruhi tingginya ketidakpastian terhadap aktivitas ekonomi global.
Jeffrey menampik dugaan yang berkembang terkait seretnya likuiditas pasar saham ini disebabkan karena persepsi investor yang miring terhadap pemerintah Prabowo Subianto.
“Kalau kami melihat dari waktu ke waktu, korelasi antara politik dengan keputusan investasi itu semakin berkurang. Tren di Indonesia juga begitu dan itu sudah berlangsung cukup lama,” kata Jeffrey kepada awak media di gedung BEI, Jakarta, Senin (13/7/2026).
Di sisi lain, Jeffrey menyinggung, dinamika global lebih banyak memengaruhi kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) sejak awal tahun.






























