Logo Bloomberg Technoz

Proses perundingan antara AS dan Iran sendiri sempat ditangguhkan sementara beberapa hari lalu, seiring dimulainya rangkaian upacara pemakaman massal di Iran untuk mendiang Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei. Khamenei gugur akibat pembunuhan pada hari pertama pecahnya konflik di akhir Februari lalu.

Pihak otoritas Qatar menyatakan bahwa agenda pertemuan berikutnya akan segera dijadwalkan sesegera mungkin setelah seluruh prosesi pemakaman selesai dilaksanakan. Berdasarkan jadwal, jenazah Khamenei akan dimakamkan di kampung halamannya di kota Mashhad pada tanggal 9 Juli mendatang.

Meskipun kesepakatan damai sementara yang dicapai bulan lalu telah menetapkan masa tenggang negosiasi selama 60 hari antara Washington dan Teheran, upaya untuk memperpanjangnya menjadi perdamaian abadi diprediksi akan menghadapi jalan terjal. Sejumlah isu krusial hingga kini masih belum menemui titik temu, termasuk di antaranya perkara pencairan aset Iran yang dibekukan, biaya transit kapal di Selat Hormuz, serta ambisi pengembangan nuklir negara tersebut.

Kendati demikian, Trump sempat menyuarakan optimismenya. Saat berbicara kepada awak media pekan lalu, ia mengklaim bahwa tim negosiator telah mencatatkan kemajuan positif dalam perundingan tidak langsung dengan pihak Iran di Doha, Qatar, meskipun ia enggan merinci detail kemajuan yang dimaksud. Tim negosiator AS yang dipimpin oleh Jared Kushner dan Steve Witkoff dilaporkan telah menggelar pertemuan dengan para pejabat Qatar untuk membahas kelanjutan negosiasi, sementara perwakilan di tingkat yang lebih rendah terus melanjutkan apa yang disebut sebagai diskusi teknis.

Pecahnya konflik ini sebelumnya sempat membuat harga minyak dan gas bumi meroket tajam setelah Selat Hormuz nyaris ditutup total. Meskipun kesepakatan damai sementara berhasil meredam dan mendorong harga minyak jatuh cukup dalam, hingga kini masih belum dapat dipastikan seberapa cepat arus logistik energi di kawasan tersebut dapat kembali pulih ke level sebelum perang terjadi.

(bbn)

No more pages