Logo Bloomberg Technoz

IHSG Ditutup Menguat 0,69%, Nilai Transaksi Hanya Rp9 T

Muhammad Julian Fadli
06 July 2026 18:15

Pelajar memfoto layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pelajar memfoto layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya menutup perdagangan hari ini di zona hijau dengan keberhasilan menguat 0,69% di posisi 5.916 pada Senin (6/7/2026).

Namun memang, total transaksi sepanjang perdagangan pagi–siang hari ini hanya Rp9,5 triliun, dari sejumlah 19,83 miliar saham yang diperjualbelikan. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada tutup perdagangan justru melemah 0,23% di level Rp17.995/US$.

IHSG Penutupan Sesi II pada Senin 6 Juli 2026 (Bloomberg)

Aksi jual bersih (net sell) investor asing, pelemahan nilai tukar rupiah, serta sikap pelaku pasar yang mengambil posisi wait and see, menjadi sebab rendahnya nilai transaksi harian, seperti yang dipaparkan Managing Director Research Samuel Sekuritas Indonesia Harry Su.


Di balik itu, sejumlah saham menjadi pendorong penguatan IHSG pada perdagangan hari ini. Saham–saham konsumen non primer, saham teknologi, dan saham energi mencatatkan kenaikan paling tinggi, dengan masing–masing menguat mencapai 1,26%, 0,91% dan 0,9%.

Adapun sebanyak 386 saham mengalami penguatan di zona hijau, dan hanya 242 saham melemah. Sedang lainnya 155 saham enggan bergerak. Frekuensi yang terjadi sebanyak 1,63 juta kali diperjualbelikan.